elsada_logo utama
Beranda/Applications / Founder & CEO Elsada Media Masuk 5 Besar Finalis Bug Bounty Pusdatin Kemendikdasmen 2026
Founder & CEO Elsada Media Masuk 5 Besar Finalis Bug Bounty Pusdatin Kemendikdasmen 2026

Madiun — Founder & CEO PT Elsada Media Grup, Andria, M.Kom., MTA, MCE, MOS, MTCRE, CITPM, MCF, OCP, yang juga merupakan dosen Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknik Universitas PGRI Madiun (UNIPMA), berhasil masuk dalam 5 Besar Finalis Nasional Program Bug Bounty 2026 yang diselenggarakan oleh Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Program Bug Bounty 2026 merupakan ajang keamanan siber nasional yang diperuntukkan bagi insan pendidikan, meliputi kategori siswa, mahasiswa, guru, dan dosen. Tahun ini, program mengusung tema “Build Cyber Resilience” dan menjadi penyelenggaraan kelima sejak pertama kali dilaksanakan.

Dalam program tersebut, Andria mengikuti kompetisi secara individual pada kategori Dosen dan berhasil menembus lima besar finalis nasional. Pencapaian tersebut menjadi bagian dari rekam jejak profesionalnya dalam bidang keamanan siber, pengujian keamanan aplikasi, identifikasi kerentanan, serta responsible vulnerability disclosure.

Program Bug Bounty memberikan ruang bagi peserta untuk melakukan pengujian keamanan terhadap sistem yang telah ditentukan dalam lingkungan yang aman (sandbox), kemudian mengidentifikasi dan melaporkan potensi kerentanan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pada penyelenggaraan 2026, proses penilaian mencakup aspek teknis dan kualitas pelaporan, sementara lima finalis dari setiap kategori melanjutkan ke tahap wawancara.


Keikutsertaan Andria dalam Bug Bounty 2026 memiliki keterkaitan erat dengan aktivitasnya sebagai akademisi sekaligus praktisi teknologi informasi.

Di lingkungan perguruan tinggi, Andria aktif mengampu bidang yang berkaitan dengan Cyber Security dan Forensik Digital, sekaligus terlibat dalam kegiatan pembinaan mahasiswa pada kompetisi keamanan siber. Pada persiapan Bug Bounty 2026, ia turut mendampingi mahasiswa Program Studi Sistem Informasi UNIPMA dalam memahami konsep pengujian keamanan, identifikasi kerentanan, serta pelaporan temuan secara aman dan bertanggung jawab.

Pengalaman tersebut menjadi salah satu bentuk penerapan pembelajaran berbasis praktik, di mana mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual mengenai keamanan informasi, tetapi juga mendapatkan pengalaman menghadapi skenario pengujian keamanan yang relevan dengan praktik di dunia industri.

Bagi Andria, keterlibatan dalam kompetisi keamanan siber tidak semata-mata berkaitan dengan pencapaian kompetitif, tetapi juga menjadi sarana untuk terus memperbarui pengetahuan dan pengalaman teknis yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran.

“Keamanan siber tidak cukup dipelajari hanya melalui teori. Pengalaman melakukan pengujian secara langsung, memahami bagaimana sebuah kerentanan ditemukan, kemudian mendokumentasikan dan melaporkannya secara bertanggung jawab menjadi bagian penting dalam membangun kompetensi di bidang ini.”


Sebagai Founder & CEO PT Elsada Media Grup, Andria juga aktif dalam pengembangan layanan teknologi informasi dengan fokus pada pengujian keamanan sistem, penetration testing, security technical validation, forensik digital, serta pendampingan pemulihan dan mitigasi insiden siber.

Capaian sebagai lima besar finalis Bug Bounty Pusdatin Kemendikdasmen 2026 menjadi bagian dari pengalaman profesional yang melengkapi aktivitas tersebut. Namun, keikutsertaan dalam program ini dilakukan atas nama pribadi sebagai peserta kategori Dosen, sesuai dengan ketentuan penyelenggara yang menetapkan peserta bersifat individual dan tidak mewakili institusi.

Bagi PT Elsada Media Grup, pengalaman tersebut menjadi salah satu bagian dari rekam jejak profesional yang memperkuat komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan teknologi yang mengedepankan keamanan, validasi teknis, responsible disclosure, dan pemahaman terhadap risiko keamanan informasi.

Melalui perpaduan pengalaman akademik dan praktik di industri, PT Elsada Media Grup terus mengembangkan pendekatan layanan yang tidak hanya berorientasi pada penyelesaian masalah teknis, tetapi juga pada peningkatan pemahaman dan kesiapan organisasi dalam menghadapi risiko keamanan digital.


Program Bug Bounty 2026 sendiri merupakan bagian dari upaya Kemendikdasmen dalam memperkuat ketahanan keamanan digital di lingkungan pendidikan nasional. Melalui program ini, insan pendidikan didorong untuk turut berkontribusi dalam mengidentifikasi dan melaporkan kerentanan secara bertanggung jawab.

Bagi Andria, pengalaman tersebut menjadi pengingat bahwa pengembangan kompetensi keamanan siber membutuhkan proses belajar yang berkelanjutan, praktik nyata, serta kolaborasi antara dunia akademik dan industri.

Pencapaian sebagai 5 Besar Finalis Bug Bounty Pusdatin Kemendikdasmen 2026 menjadi salah satu catatan dalam perjalanan profesional.

Bagi instansi atau organisasi yang ingin berkolaborasi dalam kegiatan pelatihan, workshop, seminar, maupun permohonan narasumber terkait bidang teknologi informasi, literasi digital, dan keamanan siber, dapat menghubungi melalui kontak maupun tautan berikut:

+62 857 9227 4592

+62 857 3571 6146

Hubungi Kami


Open chat
1
Scan the code
Hello ????
Ada yang bisa kami bantu?